Sunday, April 10, 2016
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
Tips, Tricks and Creative: Cara Membuat Souvenir Gantungan Kunci dari Fibergl...
Tips, Tricks and Creative: Cara Membuat Souvenir Gantungan Kunci dari Fibergl...: Fiberglass banyak digunakan untuk membuat : Hiasan dinding Hiasan lemari es Gantungan kunci Aksesoris mobil/sepeda Speedboat,dll Baha...
Friday, April 8, 2016
- In: Artikel
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
Cabang Seni
pengertian seni,fungsi seni & cabang seni
Pengertian SeniA. Pengertian Budaya
Budaya berasal dari bahasa Sansekerta (Buddayah), dan bentuk jamaknya adalah Budi dan Daya.
1. Budi : artinya akal, pikiran, nalar
2. Daya : artinya usaha, upaya, Ikhtiar
Jadi kebudayaan adalah segala akal pikiran dalam berupaya atau berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
B. Pengertian Seni:
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta).
adapun beberapa teori seni rupa menurut beberapa tokoh :
1. Ki. Hadjar Dewantara
Seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dan bersifat indah, menyenangkan dan dapat menggerakan jiwa manusia,
2. Herbert Read
Aktivitas menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan,
3. Ahdiat Karta Miharja
Kegiatan rohani yang merefleksi pada jasmani, dan mempunyai daya yang bisa membangkitkan perasaan/jiwa orang lain.
1. Seni sebagai Alat Pemenuhan Kebutuhan Individu.
Kebutuhan individu dibagi menjadi dua, yaitu kebutuhan fisik dan kebutuhan emosional.
a. Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik
Secara fisik, manusia adalah makhluk lemah dibandingkan dengan makhluk lain. Manusia sejak lahir memerlukan perlindungan khusus dari gangguan alam, seperti dari gangguan binatang dan gangguan cuaca. Semua keperluan tersebut berkembang dari yang sangat sederhana sampai kepada yang lebih sempurna. Begiti seterusnyahingga manusia disebut makhluk berbudaya.
Untuk memenuhi kebutuhan fisik itu, seniman sangat berperan. Mereka menciptakan bentuk-bentuk yang enak dipandang dan ini merupakan kenikmatan. Pencipta bentuk-bentuk baru untuk benda pakai disebut desainer dan hasilnya disebut desain.
b. Seni sebagai pemenuhan kebutuhan emosional
Manusia dalam hidupnya selalu dikejar-kejar oleh kebutuhan untuk bernafas, makan, minum, dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya yang menuntut untuk segera dipenuhi. Jika tidak, akan memiliki efek samping sampai taraf yang membahayakan. Apakah emosi merupakan tuntutan yang perlu dipenuhi? Jawaban yang pasti dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.
Emosi adalah luapan perasaan yang berupa kegembiraan, kemarahan, kesedihan, atau keharuan. Dalam seni, luapan perasaan bisa disebut sebagai ekspresi. Pelukis berekspresi dalam bentuk lukisan, penyair dalam puisi, komponis dalam bentuk lagu, dan koreografer dalam bentuk tarian. Dengan demikian kebutuhan emosional bagi seniman adalah seni. Mereka berekspresi secara aktif, sedangkan penikmat karya seni yang bukan seniman berekspresi pasif.
2. Fugsi Sosial Seni
Manusia adalah makhluk sosial yang juga mementingkan orang lain selain dirinya dalam hidup bermasyarakat. Maka seni pun bermakna sosial. Pengertian sosial adalah manusia berhubungan satu sama lainnya. Karya seni berfungsi sosial juka karya seni itu berhubungan dengan orang lain.
a. Seni sebagai media penerangan
Ada satu ungkapan yang berbunyi, "Menerangkan itu mudah, akan tetapi membuat orang itu menjadi mengerti sulit."
Seni adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk membuat mengerti pihal lain, karena setiap orang pada dasarnya suka terhadap hiburan yang menyenangkan. Oleh karena itu, hampir setiap program pemerintah atau perusahaan selalu memakai seni sebagai alat. Misalnya poster.
b. Seni sebagai media pendidikan
Upaya pendidikan yang sudah umum dilakukan agar menyenangkan adalah seni. Di sekolah, permainan drama dapat diaplikasikan dalam pelajaran sejarah, menyanyi dan bermain musik dipakai untuk memperhalus perasaan. Sedangkan pendidikan nonformal dapat dilakukan oleh pemerintah melalui film, lagu, atau wayang.
c. Seni sebagai media agama
Tidak ada suatu agama pun yang tidak memiliki nilai seni. Membaca Al-Quran, kaligrafi, nanyian rohani, nasyid, marawis, arsitektur masjid adalah sebgai seni yang berhubungan dengan agama/ media dakwah
d. Seni sebagai media hiburan
Berekspresi merupakan peluapan perasaan atau emosi. Peluapan emosi yang menyenangkan dinamakan hiburan. Seorang seniman akan terhibur ketika berkaya dan akan lebih merasa terhibur jika karyanya dinyatakan berhasil. Demikian pula seseorang akan terhibur dengan mendengarkan musik, terhibur setelah mendengar film yang bagus, terhibur setelah melihat lukisan yang menyentuh perasaannya. Dan semuanya kembali kepada sejauh mana apresiasi seseorang terhadap karya seni.
Setiap kegiatan kesenian paling tidak ada dua pihak yang terlibat di dalamnya, yaitu seniman (disebut sebagai pihak pemberi) dan masyarakat penikmat (disebut sebagai pihak penerima). Dari pihak yang memberi kepada pihak yang menerima ada pesan yang ingin disampaikan. Pesan itu datangnya dapat dari pihak seniman itu sendiri, tetapi ada kalanya ada pesan titipan yang harus disampaikan oleh seniman kepada masyarakat penikmat. Seni berfungsi sebagai sarana atau alat komunikasi yang harus membawa pesan. Dengan demikian seni itu mempunyai beberapa fungsi yang dipandang dari beberapa segi.
Dipandang dari segi seniman, maka seni berfungsi sebagai:
a. Alat ekspresi, yaitu menyampaikan pesan isi hari seniman
b. Mata pencaharian yang dapat membiayai hidupnya
• Dipandang dari segi masyarakat penikmat, seni berfungsi sebagai alat hiburan yang mampu melupakan, menghilangkan atau setidaknya mengurangi kesusahan dan kesedihannya.
• Dipandang dari segi siapa saja yang berkepentingan, baik seniman sendiri, pemerintah atau pihak siapa saja yang berminat terhadap seni, maka seni berfungsi sebagai:
a. Alat pendidikan dari pihak tertentu, misalnya pemerintah karena kepentingan agama dan sebagainya untuk mengajak masyarakat penikmat agar berbuat atau bersikap tertentu
b. Alat komunikasi, untuk menyampaikan pesan dari seseorang kepada orang lain
I. SENI SEBAGAI ALAT EKSPRESI
Fungsi seni sebagai alat ekspresi merupakan fungsi yang utama dari kehadirannya. Pernah dalam suatu masa, fungsi ini merupakan fungsi yang sangat ditonjolkan, bahkan mutlak, tidak dapat dicampuri oleh fungsi-fungsi yang lain. Seakan-akan merupakan hal yang tabu bilamana seni itu dicampuri dengan soal dan masalah lain.
Seni sebagai satu-satunya alat untuk mengekspresikan isi hati seniman, agar dapat diterima oleh masyarakat penikmat, sejak kelahirannya yang pertama hingga sekarang mengalami perkembangan. Dari mula-mula yang primitif hingga sekarang seni modern. Namun fungsi utama ini tetap tidak pernah berubah, semakin terampik dan berbakat seorang seniman menggunakan seni untuk mengekspresikan isi hatinya, semakin tinggi dan bermutu seni yang ia hasilkan dan semakin besar pula nama seniman itu. banyak nama-nama besar, baik dalam bidang seni rupa, musik, tari, karawitan, pedalangan maupun sastra, yang merupakan seniman dengan ketrampilan dan bakatnya dalam mengekspresikan jiwanya melalui seni. Jadi kebesaran para seniman itu selalu terletak pada fungsi seni.
Manusia mengenal berbagai alat ekspresi. Alat ekspresi yang mengandung unsur artistik itu adalah seni sedangkan yang tidak mengandung dan mengutamakan unsur artistik adalah non seni. Berbagai alat ekspresi itu pada dasarnya adalah isyarat. Isyarat itu dapat menggunakan badan atau diri manusia itu sendiri dan isyarat yang menggunakan peralatan.
Adapun isyarat-isyarat yang menggunakan badan manusia itu sendiri misalnya dengan mengeluarkan suara seperti bersiul, berteriak, berkata. Dengan menggerakkan badan seperti melambai, menggeleng, menginjak-injakkan kaki dan menari. Isyarat yang menggunakan alat misalnya memukul-mukul sesuatu, meniup sesuatu dan sebagainya.
Apabila sarana-sarana ekspresi itu disertai unsur artistik maka terjadilah seni, misalnya berkata yang disertai unsur artistik akan menjadi sastra, baik secara tertulis maupun diucapkan. Berbunyi yang disertai dengan unsur artistik akan melahirkan musik dan nyanyi. Gerakan yang disertai unsur artistik akan melahirkan tari.
Demikianlah seni sebagai alat ekspresi, telah membawa seniman ke puncak kebesarannya. Dan sebaliknya, berkat seniman yang memanfaatkan seni untuk alat ekspresinya, maka seni menjadi meningkat makin maju dan bermutu tinggi.
II. SENI SEBAGAI SUMBER MATA PENCAHARIAN
Semula seni hanya berfungsi sebagai alat ekspresi seniman. Kehidupan seniman menyatu dengan kehidupan masyarakat sekitarnya. Atau dapat dikatakan bahwa seni hanya sebagai kegiatan sambilan saja dan merupakan bagian dari kegiatan agama.
Untuk pemujaan terhadap dewa-dewa, diucapkan mantra-mantra yang kadang kala harus diiringi dengan bunyi-bunyian dengan irama yang tertentu (awal dari musik). Selanjutnya mantra tersebut juga kadang-kadang diikuti pula oleh gerakan badan atau anggota badan dengan irama dan sikap tertentu pula (awal dari seni tari). Contoh seperti tersebut di atas masih dapat kita saksikan di pulau Bali sampai sekarang. Dengan semakin majunya perkembangan masyarakat, dan terjadinya pembagian pekerjaan dan keahlian di masyarakat. Maka seniman yang sudah mulai memilih tugas kemasyarakatannya di bidang kesenian harus mampu hidup dengan seninya.
Hal itu sesuai pula dengan perkembagan masyarakat dimaka kesenian sekarang tidak saja diperlukan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan, tetapi juga diperlukan dalam kegiatan hiburan di masyarakat. Lahirlah seniman profesional, yaitu seniman yang mencurahkan seluruh hidupnya dalam kesenian. Dan seni harus mampu mendukung kehidupan seniman itu dengan keluarganya.
Saat sekarang ini jabatan seniman di Indonesia merupakan jabatan yang masih langka, yaitu jabatan yang masih jarang ditemukan. Hal ini terjadi karena untuk menjadi seorang seniman diperlukan bakat yang khusus, sehingga tidak banyak ditemukan orang yang akan menjadi seniman. Lembaga pendidikan yang menangani masalah seni masih sedikit. Disamping itu yang merupakan sebab paling utama adalah ketidak yakinan para orang tua terhadap jabatan seniman sebagai sumber mata pencaharian hidup, sehingga tidak jarang para orang tua menjadi perintang anak yang berbakat di bidang seni yang ingin menerjunkan dirinya dalam dunia seni.
Masa depan kehidupan seni di Indonesia dewasa ini cukup menggembirakan dan dapat dikatakan cukup cerah. Berkat semakin majunya perkembangan ekonomi bangsa Indonesia, yang diakibatkan oleh adanya pembangunan-pembangunan yang diadakan di segala bidang kehidupan akan membawa kemakmuran dan kesejahteraan bangsa. Seni mengalami tingkat kemakmuran yang tinggi, dengan semakin makmurnya bangsa Indonesia maka kebutuhan akan seni semakin besar.
Jumlah seniman yang sedikit itu belum mampu mencukupi permintaan dari para penikmat seni. Oleh karena itu kebutuhan akan adanya seniman/seniwati pada masa yang akan datang akan semakin besar. Masalahnya terletak pada sang seniman itu sendiri. Mampukan mereka berkarya sehingga dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat untuk masa yang akan datang. Mampukah mereka menyajikan karya-karya yang bermutu sehingga dapat sesuai dengan selera serta gejolak seni masyarakat. Untuk itu diperlukan ketrampilan berolah seni, yang harus pula diikuti dengan ketrampilan mengelola (manajemen) di bidang penyelenggaraan seni.
Bentuk-bentuk kegiatan kesenian yang dapat diusahakan itu antara lain:
(1) Bertindak sebagai seniman pencipta misalnya sebagai pelukis, pematung, perancang (desainer), komponis, penata tari (koreografer), sastrawan.
(2) Bertindak sebagai seniman pelaku, misalnya pelukis, pematung, pengrajin, penyanyi, pemain salah satu instrumen musik, pengrawit, dalang, penari, dramawan, bintang film.
(3) Bertindak sebagai kritikus, misalnya sebagai pengulas seni di majalah-majalah atau surat-surat kabar, anggota redaksi bagian kesenian/kebudayaan, penulis buku kesenian.
(4) Bertindak sebagai pelatih atau instruktur seni, misalnya sebagai pelatih tari, pelatih nyanyi, pelatih koor, pelatih karawitan, pelatih lukis.
(5) Bertindak sebagai pengusaha di bidang penyelenggaraan seni (manager show business) misalnya sebagai pimpinan biro reklame rombongan tari-tarian, rombongan sandiwara, rombongan band, taman-taman hiburan, yang kesemuanya ini dapat disebut sebagai kegiatan wiraswasta di bidang kesenian. Kegiatan terakhir ini perlu digalakkan sesuai anjuran pemerintah agar para pemuda banyak bergerak di bidang wiraswasta.
Akibat sampingan dari kegiatan-kegiatan ini akan mendatangkan juga keuntungan, misalnya dapat memajukan kegiatan kepariwisataan baik domestik maupun asing.
III. SENI SEBAGAI SARANA HIBURAN
Menusia selalu diliputi kebutuhan-kebutuhan hidup. Kebutuhan itu dapat dibedakan atas kebutuhan yang bersifat jasmaniah (material) dan kebutuhan yang bersipat rohaniah (idial). Kebutuhan jasmaniah yang pokok (primer) yaitu makanan (pangan), pakaian (sandang) dan perumahan (papan). Sedangkan kebutuhan jasmaniah yang sedua (sekunder) adalah segala sesuatu yang dapat membuat hidup ini lebih nikmat (senang). Adapun kebutuhan rohaniah, misalnya menuntut ilmu, hiburan, penghargaan dan sebagainya.
Ada pula orang yang mengatakan bahwa kebutuhan primer (pokok) manusia itu adalah keselamatan. Segala keperluan bertujuan agar hidupnya selamat, tidak mati. Jadi misalnya agar tidak mati harus makan, seadanya asal makan. Baru sesudah selamat, kita mencari kesenangan. Setelah dapat makan, pasti berusaha agar makanan itu lebih enak, lebih nikmat, yang semula asal makan sekarang makan yang enak.
Makan yang enak tadi merupakan kebutuhan kedua (sekunder). Dalam rangka memenuhi kebutuhan sekunder inilah seni memegang peranan utama. Atau dapat dikatakan seni adalah untuk memenuhi kebutuhan kedua dari manusia, misalnya kebutuhan primer adalah makan, lahirlah kebutuhan sekunder yaitu seni makanan. Jika kebutuhan primer adalah pakaian, kebutuhan sekunder melahirkan seni berpakaian (model).
Dan jika kebutuhan primer adalah tempat berteduh, kebutuhan sekunder melahirkan seni bangunan (arsitektur). Jika kebutuhan primer adalah hidup, maka kebutuhan sekunder adalah hiburan dan melahirkan seni pertunjukan. Untuk memenuhi kebutuhan terhadap kesenangan inilah seni merupakan kebutuhan pokoknya atau apabila dibalik, seni itu berfungsi untuk memenuhi kebutuhan manusia akan kesenangan atau kenikmatan.
Dalam mencari hiburan untuk memenuhi seleranya akan kesenangan itu, manusia menemukan berbagai kemungkinan. Ada yang mencari hiburan dengan hiburan yang tidak sehat dan ada pula yang mencari hiburan yang sehat.
Hiburan yang tidak sehat misalnya dengan bermain judi, minum-minuman keras dan sebagainya yang semuanya berakibat buruk atau merusak kesehatan dan kehidupannya. Sedangkan hiburan yang sehat, disamping dapat menyenangkan hidupnya berakibat pula membawa peningkatan kepribadian dan kehalusan jiwanya, misalnya olah raga, pekerjaan tangan, memelihara dan mengumpulkan sesuatu, dan sebagainya.
Untuk memenuhi kebutuhan hiburan, seni berfungsi sebagai tontonan. Dapat pula berfungsi sebagai seni pergaulan. Dan dapat pula digunakan sebagai suatu kegiatan.
Seni sebagai tontonan itu dapat menentramkan hati orang yang menyaksikan. Menimbulkan rasa puas yang berkepanjangan. Untuk sampai pada keadaan seperti itu diperlukan pengertian dan kemampuan untuk mencerna seni yang ditonton.
Seni pergaulan berwujud tari pergaulan, yaitu bentuk tari-tarian yang dilakukan secara bersama-sama antara pria dan wanita. Dengan melakukan tarian pergaulan itu akan dicapai rasa puas dan senang. Tari pergaulan dapat mengarah pada bentuk tarian yang tidak sopan. Oleh karena itu, perlu diadakan pemilihan bentuk-bentuk tarian mana yang baik dan mana yang kurang baik.
Kegiatan kesenian yang digunakan sebagai hiburan disebut “hobby” (kesenangan). Orang akan merasakan puas, baik selama melakukan kegiatan itu maupun sewaktu malihat hasil karyanya pribadinya. Oleh karena itu dalam kegiatan semacam ini, mutu hasil karya bukanlah merupakan tujuan utama.
IV. SENI SEBAGAI ALAT PENDIDIKAN
Banyak para ahli pendidikan yang berpendapat bahwa seni itu dapat dipakai sebagai alat untuk mendidik, antara lain Ki Hajar Dewantara dangan Taman Siswa-nya. Semenjak berdiri hingga sekarang menggunakan seni sebagai salah satu alat pendidikan. Bagaimanakan penggunaan seni untuk pendidikan itu, dapat disimpulkan sebagai berikut.
Waktu Berolah Seni
Dengan berolah seni dapat ditimbulkan sikap-sikap sebagai berikut:
(1) Memperhalus budi pekerti dan membuat sikap yang kasar, ugal-ugalan menjadi lebih halus dan sopan santun. Pengaruh seni yang demikian pernah dianjurkan oleh R. A. Kartini dalam mendidik, memperhalus budi pekerti dengan cara membatik.
(2) Menanamkan dan meningkatkan kedisiplinan. Kegiatan seni adalah kegiatan yang penuh dengan kedisiplinan. Tanpa disiplin tidak mungkin dilahirkan karya seni yang baik, misalnya waktu berlatih karawitan, masing-masing penabuh harus tunduk dengan aturan permainan. Apabila ada salah seorang penabuh yang tidak disiplin, mendahului atau terlambat membunyikan alatnya maka akan terjadi kesalahan pada keseluruhan orkestra itu. Hal ini juga terjadi pada tari, nyanyi dan sebagainya. Dengan demikian peserta olah seni itu akan dibiasakan dengan hal-hal yang disiplin
(3) Membangkitkan dan menanam rasa cinta tanah air dan bangsa. Seni selalu berhubungan dengan rasa kebangsaan. Apakah itu bangsa sendiri ataukah bangsa lain. Oleh karena itu pendidikan seni harus bermula dari seni sendiri. Seni bangsa sendiri harus dipelajari terlebih dahulu sebelum mempelajari seni bangsa lain. Dengan selalu bergaul dan mengenal seni bangsa sendiri, lama kelamaan tertanam rasa cinta dan menghormati bangsa sendiri, dan bangga akan karya-karya bangsanya. Untuk mengimbangi rasa cinta bangsa yang berlebih-lebih, hingga akan merendahkan bangsa lain, barulah diperkenalkan seni bangsa lain. Sifatnya hanya sebagai pelengkap dan pembanding, penghambat rasa yang berlebihan terhadap cinta bangsa.
Fungsi Seni serta tujuannya bisa dibagi menjadi :
a. Fungsi Religi/Keagamaan
Karya seni sebagai pesan religi atau keagamaan. Contoh : kaligrafi, busana muslim/muslimah, dan lagu-lagu rohani. seni juga sering digunakan untuk sebuah upacara kelahiran, kematian, pernikahan dsb. contohnya : gamelan dalam upacara Ngaben di Bali (gamelan luwang, angklung dan gambang)
b. Fungsi Pendidikan
Seni sebagai media pendidikan dapat dilihat dalam musik, misalkan Ansambel karena didalamnya terdapat kerjasama, atau Angklung dan gamelan pun ada nilai pendidikannya karena kesenian tersebut terdapat nilai sosial, kerjasama dan disiplin. karya seni yang sering digunakan untuk pelajaran/pendidikan seperti : gambar ilustrasi buku pelajaran, film ilmiah/dokumenter, poster, lagu anak-anak, alat peraga IPA, dsb.
c. Fungsi Komunikasi
Seni dapat digunakan sebagai alat komunikasi seperti, kritik sosial, gagasan, kebijakan dan memperkenalkan produk kepada masyarakat. bisa dilihat dalam pagelaran wayang kulit, wayang orang dan seni teater ataupun poster, drama komedi dan reklame.
d. Fungsi Rekreasi/Hiburan
Seni yang berfungsi sebagai sarana melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan yang khusus pertunjukan untuk berekspresi ataupun hiburan.
e. Fungsi Artistik
Seni yang berfungsi sebagai media ekspresi seniman dalam menyajikan karyanya tidak untuk hal yang komersial, seperti : musik kontenporer, tari kontenporer, dan seni rupa kontenporer. (seni pertunjukan yang tidak bisa dinikmati pendengar/pengunjung, hanya bisa dinikmati oleh para seniman dan komunitasnya)
f. Fungsi Guna (seni terapan)
Karya seni yang dibuat tanpa memperhitungkan kegunaannya, kecuali sebagai media ekspresi (karya seni murni) atau pun dalam proses penciptaan mempertimbangkan aspek kegunaannya, seperti : perlengkapan/peralatan rumah tangga yang berasal dari gerabah ataupun rotan.
g. Fungsi Kesehatan (terapi)
Seni sebagai fungsi untuk kesehatan, seperti pengobatan penderita gangguan physic ataupun medis distimulasi melalui terapi musik (disesuaikan dengan latar belakang pasien). terbukti musik telah terbukti mampu digunakan untuk menyembuhkan penyandang autisme, gangguan psikologis trauma pada suatu kejadian dsb. pada tahun 1999 Siegel menyatakan bahwa musik klasik menghasilkan gelombang alfa yang menenangkan dapat merangsang sistem limbic jarikan neuron otak dan gamelan menurut Gregorian dapat mempertajam pikiran.
C. Cabang-cabang Seni ada 5 yaitu :
1. Seni Rupa
2. Seni Tari/gerak
3. Seni Suara/Vocal/Musik
4. Seni Sastra
5. SeniTeater/drama
D. Macam-Macam Seni Rupa :
Seni Rupa Menurut Fungsinya :
a. Seni Rupa Murni (Fine Art) :
Seni rupa yang diciptakan tanpa mempertimbangkan kegunaannya atau seni bebas (Free Arat).
Contoh : seni lukis, seni patung, seni grafika dll.
b. Seni Rupa Terapan/pakai (Applied Art):
1. Seni lukis
Karya seni dua demensi yang bisa mengungkapkan pengalaman atau perasaan si pencipta. Pelukis yang sedang sedih akan tercipta karya yang bersifat susah, sedangkan pelukis
yang sedang gembira akan tercipta karya yang riang. Karya tersebut terlihat pada goresan, garis-garis dan pewarnaan.
2. Seni Kriya
Karya seni terapan yang mengutamakan kegunaan dan keindahan (estetis) yang bisa menarik konsumen. Seni kriya/kerajinan (handy Craff) ini biasanya untuk hiasan dan
cenderamata. Karena karya ini termasuk karya yang di perjual belikan dan berguna bagi kehidupan masyarakat sehari- hari baik untuk alat rumah tangga maupun untuk hiasan.
Bahkan satu desain kriya ini bisa di produksi dalam jumlah banyak oleh industri dan di pasarkan sebagai barang dagangan.
3. Seni Patung
Seni Patung termasuk karya 3 Demensi. Karya seni ini termasuk seni murni yang diciptakan untuk mengungkapkan ide-ide dan perasaan dari seniman yang mempunyai nilai
estestis yang tinggi.
4. Seni Dekorasi
Karya seni yang bertujuan menghias suatu ruangan agar lebih indah. Contoh : Interior (dalam ruang : kamar, ruang pertemuan, panggung, dll)
Eksterior (luar ruang : taman, kebun)
5. Seni Reklame
Reklame berasal dari Bahasa Latin (Re dan Clamo) artinya berteriak berulang-ulang. Tujuannya untuk mempengaruhi, mengajak, menghimbau orang lain. Contoh : iklan, spanduk,
poster, dll
E. Macam-Macam Seni Suara/Musik :
1. Musik klasik
2. Musik jazz
3. Musik pop
4. Musik bosa
5. Musik rock
6. Musik tradisional, dll.
F. Macam-Macam Seni Tari/Gerak :
1. Tari klasik
2. Tari kreasi baru
3. Tari tradisional
4. Tari modern, dll.
G. Macam-Macam Seni Sastra :
1. Puisi
2. Cerpen
3. Prosa
4 Pantun, dll.
H. Macam-Macam Seni Teater/Drama :
1. Teater lama
2. Teater komedi
3. Teater baru
4. Sendratasik (seni drama dan musik)
http://opandilaga.blogspot.co.id/2012/08/pengertian-seni.html?showComment=1460130226200#c4008491126438328378
Thursday, April 7, 2016
- In: Papers
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
Arti Lambang Kota Dumai
KETERANGAN LAMBANG KOTA DUMAI
1.Perisai / Tameng : Mengandung makna sebagai pelindung dengan lima sudut melambangkan pancasila, seluruh bagian perisai berwarna hijau lumut yang melambangkan kesuburan dan kesejahteraan.
2.Tulisan “Kota Dumai” : Menunjukkan status Daerah berwarna merah dengan dasar putih.
3.Jalinan Tali : Dengan jumlah jalinan 27 yang menunjukkan tanggal 27 sebagai hari jadi Kota Dumai berwarna coklat.
4.Menara dan Tanki Minyak : Menara bertingkat 4 menunjukkan bulan hari jadi Kota Dumai, Tanki Minyak, bertingkat 3 menunjukkan kecamatan pada awalnya berdirinya Kota Dumai berwarna putih.
5.Mata Rantai : Berjumlah 99 melambangkan tahun berdirinya Kota Dumai dan melambangkan rasa persatuan dan sikap kebersaman masyarakat yang heterogen, berwarna kuning emas.
6.Bintang : Melambangkan masyarakat Religius, berwarna kuning emas terletak antara ujung padi dan kapas.
7.Padi dan Kapas : Melambangkan kesejahteraan Kota Dumai, padi berwarna kuning emas dan kapas berwarna putih.
8.perahu besar dengan 2 derek : Melambangkan Dumai sebagai Pelabuhan Samudra Kota Transit dan Kota Pelabuhan Ekspor dan Impor, berwarna coklat.
9.Gelombang Laut : Dengan 3 gelombang yang melambangkan komponen pembangunan yaitu pelaksanaan, pengawasan dan penegakan hokum, dengan warna biru dan putih.
10.Pita Merah Putih dengan tulisan “Negeri Bertuah” : Melambangkan kedaulatan dan semangat juang masyarakat Dumai yang tak kunjung padam, tulisan Negeri Bertuah bermakna ungkapkan rasa syukur atas keberhasilan dan perjuangan masyarakat Dumai yang bertekad memajukan dan mengembangkan daerahnya, dengan berwarna putih.
Sumber : " Buku : Dumai Tempo Doeloe "
- In: Syair dan Pantun
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
Tunjuk ajar melayu III - Untuk Penerima atau Pemegang Amanah
Untuk Penerima atau Pemegang Amanah
1. Adat orang menerima Amanah
Berserah diri kepada Allah
Kuatkan iman elokkan tingkah
Pukalkan hati jangan bercanggah
Luruskan niat jangan menyalah
Arif dan bijak dalaam melangkah
Faham menyimak pesan dan petuah
Faham mengungkai simpul masalah
Faham berunding bijak bersiasah
Kepada yang tua sikap merendah
Kepada yang muda berlaku ramah
Kepada yang sebaya elokkan tingkah
2. Apabila amanah sudah disandang
Hilangkan sifat ragu dan bimbang
Amanah diingat petuah dikenang
Bila tegak jauhkan pandang
Bila duduk luruskan pinggang
Bila bersandar carilah tiang
Bila kusut bawa bertenang
Bila sempit bawa berlapang
Mana yang lupa dikenang-kenang
Mana yang ragu tanyakan ke orang
Mana yang patut ditimbang-timbang
Mana yang elok segera dipegang
Mana yang buruk cepat dibuang
Supaya kuntum menjadi kembang
Supaya ranting menjadi cabang
Supaya telur tak jadi tembelang
Supaya batang tak d gerek kumbang
Supaya Amanah tidak terbuang
3. Apa bila amanah sudah diterima
Siapkan diri dengan seksama
Jaga marwahj peliharalah nama
Jalankan tugas dengan bijaksana
Berusahalah dengan sehabis daya
Jangan lah lalai beerlama lama
Manfaatkan peluang dimana ada
Berjasa jangan membusungkan dada
Berjaya jangan besar kepala
Berharta jangan menurutkan selera
Berkuasa jangan lupakan saudara
Supaya orang tetap percaya
Amanah di terima tak sia sia
4. Apabila amanah sudah dipikul
Semua kekuatan harus diranggul
Seiya sekata sama setukul
Ada beban sama di pikul
Ada masalah semua berkumpul
Asahlah otak supaya tak tumpul
Laksanakan kerja secara betul
Supaya niat cepat terkabul
Tuah tegak marwah pun timbul
5. Apabila amanah sudah dijunjung
Berat dan ringan harus didukung
Penat dan letih harus ditanggung
Umpat dan keji harus ditampung
Bila bercakap jangan berbohong
Bila bergaul janganlah sombong
Bila di cabar janganlah bingung
Supayah melangkah tidak tersandung
Amanah terwujud nama tak lancung
6. Apabila amanah sudah diikat
Luruskan hati bulatkan tekat
Laksanakan dengan sepenuh minat
Jalankan tugas penuh semangat
Ada masalah bawa mufakat
Ada kendala minta nasehat
Ada cabaran susun siasat
Supayah akal tidak tersumbat
Supaya pikiran tidak tersesat
Supaya tercapai hajad dan niat
7. Apabila amanah sudah dipangku
Carilah orang tempat berguru
Carilah majelis menimba ilmu
Cari yang tua tempat mengadu
Cari yang muda untuk membantu
Carilah sahabat sama sejudu
Carilah tiang tempat bertumpuh
Carilah dinding sandaran bahu
Supaya bercakap lidah tak kelu
Supaya berunding muka tak kuyuh
Supaya berjalan tulang tak ngilu
Supaya di majelis tak dapat malu
Member jangan menjilat siku
Meminta jangan ampuh mengampuh
Berkuasa jangan mengaruh bilu
Supaya tercapai niat dituju
8. Apabila amanah sudah dipeluk
Banyakkan bekerja dari pada duduk
Celikkan mata jangan mengantuk
Ditegur di sapa jangan merajuk
Diberi nasehat jangan merutuk
Diberi rezeki jangan kemaruk
Bersilang pendapat jangan mengaruk
Bersilang langkah jangan mengamuk
Bersilang paham jangan mengutuk
Jagalah akal supaya tak suntuk
Jagalah langkah supaya tak bertumbuk
Jagalah nama supaya tak busuk
Jagaklah tegak pelihara lah duduk
Supaya bekerja hasilnya elok
9. Apabila amanah sudah dibahu
Jagalah aib berserta malu
Jagalah perangai baikkan laku
Jagalah selerah tahanlah nafsu
Orang berlebih jangan cemburu
Orang berlabah jangan diganggu
Hilangkan sifat muak dan jemuh
Hilangkan rasa bimbang dan ragu
Banyakkan sahabat jauhi seteru
Utamakan hidup bersatu padu
Supaya tercapai hajad dituju
10. Apabilah amanah sudah disambut
Jalankan menurut alur dan patut
Petuah d ingat amanah diturut
Petunjuk yang baik harus diikut
Hilangkan rasa cemas dan takut
Sekali melangkah berpantang surut
Hadapi badai pantanglah rebut
Walau tunangannya ajal dan maut
Supaya tercapai segala maksud
Menjalankan amanah tidak tersangkut
11. Apabila menerima amanah orang
Adat dijunjung lembaga di julang
Berjalan lurus mengikuti undang
Bercakap jangan sembarang barang
Berbual jangan memburukkan orang
Berunding jangan galak dan garang
Bermusyawarah jangan banyak temberang
Berkawan jangan berbuat curang
Supaya kerja tidak terhalang
Niat sampai nama terbilang
12. Apabila hendak menjalankan amanah
Berserah diri kepada Allah
Mohonkan taufik serta hidayah
Mohonkan iman supaya tak goyah
Mohonkan pikiran supaya tak menyalah
Dilapangkan dada menghadapi masalah
Disabarkan hati menghadapi fitnah
Diluruskan niat dalam melangkah
Dijauhkan dari tamak dan serakah
Dijauhkan dari congkak dan pongah
Supaya kerja tidak menyala
Supaya air tidak terdeda
Supaya malu tidak tersimba
Supaya pekerjaan beroleh berkah
13. Apabila amanah sedang dijalankan
Kuatkan semangat teguhkan iman
Nasehat orang jangan diabaikan
Petuah orang jangan dinafikan
Pendapat orang jangan didiamkan
Air muka orang jangan dijatuhkan
Ditegur disapa jangan menyemar
Supaya melangkah tak salah jalan
Supaya berlayar tak hilang pedoman
Supaya niat disampaikan tuhan
Kerja yang baik menjadi amalan
14. Apabila amanah sedang ditunaikan
Perbanyak sahabat beserta kenalan
Berjalan bersama bergandengan tangan
Duduk setikar satu tujuan
Tegak bersama satu pendirian
Duduk seperahu satu haluan
Duduk serumah seperiuk sepinggan
Duduk sekampung satu halaman
Duduk senegri satu harapan
Supaya kerja beroleh keberkahan
Niat tercapai dirahmati Tuhan
15. Apabila kaki sudah melangkah
Ingatlah petuah pegang amanah
Usah dikira penat dan lelah
Usah diingat sakit dan susah
Usah dihitung rugi dan laba
Usah dikenang kering dan basah
Tegakkan kepala teruskan langkah
Jagalah semangat supaya tak patah
Supaya pekerjaan membawa faedah
16. Tanda oramg bijak lestari
Memikul amanah percaya diri
Memegang janji tiada dimungkiri
Menanggung hutang tidak kan lari
Memangkuh amanah sepanjang hari
Iklhas berkorban rela member
Utamakan sifat tahukan diri
Kelebihan orang diakui
Kekurangan sendiri ia sadari
Supaya kerja Allah berkahi
17. Apa tanda orang terbilang
Adat dijunjung amanah terbilang
Tahu menyimak larang dan pantang
Tahu mengira hutang piutang
Tahu menyukat adil mengimbang
Tahu mengukur sama panjang
Bulatkan hati jangan bercabang
Bekerja jangan alang kemalang
Menghadapi masalah akal tak hilang
Piawai menepis segala penghalang
Arif menilai pendapat orang
Bijak menjaga perasaan orang
Paham menengok muka belakang
Paham mengkaji masa mendatang
Untuk Pemberi Amanah
Bagi Pemberi dan Penerima Amanah
Untuk Penerima atau Pemegang Amanah
- In: Syair dan Pantun
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
TUJNJUK AJAR MELAYU II -Bagi Pemberi dan Pemegang Amanah
Bagi Pemberi dan Pemegang Amanah
Dalam Bentuk Gurindam:
A. Nasehat untuk memberi amanah
1. Apabila hendak memberikan amanah ,
Berikan kepada orang yang bermarwah
2. Apabila am,anah hendak diserahkan,
Serahkan kepada yang teguh beriman
3. Apabila amanah hendak berlanjut,
Serah kan kepada yang patut-patut
4. Apabila amanah hendak kekal,
Serahkan kepada orang yang berakal
5. Apabila amanah hendak bermanfaat,
Serahkan kepada orang yang taat
6. Apabila amanah hendak Berjaya,
Serahkan kepada orang yang terpecaya
7. Apabila amanah hendak di wariskan,
Wariskan kepada yang rela berkorban
8. Apabila mencari pemangkuh amanah,
Cari lah yang tidak bercabang lidah
9. Apabila amanah hendak di beri
Berikan ke orang yang tahu diri
10. Sebelum amanah di berikan ke orang.
Kelebihannya di tengok kelemahan d timbang.
B. Nasehat Untuk Penerima Amanah
1. Apabila amanah sudah diterima,
Jalankan tugas dengan sempurna
2. Apabila amanah dipercayakan orang,
Kalau tak sanggup berterus terang
3. Apabila bahu memikul amanah,
Berhati-hati dalam melangkah
4. Apabila amanah sudah di tangan,
Semua kewajiban harus ditunaikan
5. Apabila amanah sudah di pegang,
Jangan sampai mengecewakan orang
6. Apabila tak sanggup melaksanakan amanah,
Jangan berbohong banyak berkilah
7. Apabila amanah tak mampu di tunaikan,
Jangan mengelak mencari cari alasan
8. Apabila amanah tidak terlaksana,
Kembalikan dengan secara bijaksana
9. Apabila amanah tidak berjalan,
Orang lain jangan dipersalahkan
10. Apabila amanah tidak berjaya,
Kediri sendiri tempat bertanya
Dalam bentuk pantun:
1. Apabila tanah hendak di cangkul ,
Cangkullah dengan berhati-hati
Apabila amanah hendak dipikul
Pikullah dengan sepenuh hati
2. Apabila tumpul asahlah parang
Parang di asah sampai berkilat
Apabila memikul amanah orang
Memegang amanah pakai siasat
3. Kalau hendak mendirikan rumah
Carilah tiang yang lurus dank eras
Kalau hendak memberikan amanah
Carilah orang yang tulus dan ikhlas
4. Apa guna memasang panah
Kalau tidak mau dilentur
Apa guna memegang amanah
Kalau tidak berlaku jujur
5. Apa lebih nya orang memukat
Mau berbasah kuat berlenjin
Apa lebih nya orang beradat
Memangku amanah taat dan rajin
Dalam Bentuk Seloka:
1. Apa tanda batang sialang
Tinggi rendah lebah bersarang
Apa tanda orang terbilang
Diberi amanah hati nya terang
2. Apa tanda batang keranji
Cabang nya rapat dahannya tinggi
Apa tanda orang terpuji
Memegang amanah tahan di uji
3. Apa tanda batang padi
Bila rebah menjadi jerami
Apa tanda orang berbudi
Petuah amanah ia fahami
4. Apa guna mendirikan rumah
Kalau tak kuat tiang sendinya
Apa guna memberikan amanah
Kalau tak taat memegang janjinya
5. Apabila panah sudah diacuhkan
Tajamkan mata bidik sasaran
Apabila amanah sudah di pangkuan
Pahamkan makna tilik ajaran
Dalam bentuk syair:
1. Wahai segala handai dan tolang
Amanah dipikul jangan diabaikan
Kuatkan hati teguhkan iman
Supayah amanah dapat ditunaikan
2. Wahai sodara serta sahabat
Memikul amanah amatlah berat
Menjadi hutang dunia akhirat
Tersalah langkah membawa mudharat
3. Wahai segala sahabat handai
Memikul amanah janganlah lalai
Sumpah dijunjung janji ditunai
Supaya marwah tidak tergadai
4. Wahai segala anak kemanakan
Peganglah amanah ingatlah pesan
Jadikan tiang tempat sandaran
Duduk berdirih di atas kebenaran
5. Wahai encik tuan dan puan
Petuah amanah kita muliakan
Ke anak cucu kita wariskan
Supaya selamat di hari kemudian
6. Wahai segala anak dan cucu
Petuah amanah hentaklah tahu
Disitulah tempat kita bertumpuh
Peganglah dengan sehabis dayamu
7. Wahai segala kaum kerabat
Jujunglah amanah serta nasehat
Jagalah dengan berhemat cermat
Supaya sejahtera dunia akhirat
8. Wahai segala sanak saudara
petuah amanah dijaga dipelihara
berat dan ringan usah dikira
supaya hidupmu selamat dan sejahtera
9. Wahai saudara sama sebangsa
Menjankan amanah jangan memaksa
Lakukan dengan bertimbang rasa
Supaya hidupmu selamat dan sejahtera
10. Wahai saudara bijak bustari
Memikul amanah ukurlah diri
Banyak cabaran kanan dan kiri
Kalau tak beriman binasalah diri
11. Wahai segala pemimpin umat
Memegang amanah luruskan niat
Jauhkan sifat dengki dan hianat
Supaya langkah mu tidak tersesat
12. Wahai segala pemimpin bangsa
Memegang amanah ingatla dosa
Karenanya jangan mabuk kuasa
Supaya menjauh azab dan siksa
13. Wahai segala pemimpin negeri
Amanah umat jangan dikhianati
Loba dan tamak engkau jahui
Supaya sejahtera anak negeri
14. Wahai pemimpin kecil dan besar
Menjalankan amanah banyakkan sabar
Berbeda faham jangan bertengkar
Supaya namamu tidak tercemar
15. Wahai pemimpin pilihan ummat
Peganglah amanah elokkan tabi’at
Hilangkan segala dendam kesumat
Supaya seteru menjadi sahabat
16. Wahai segala pemimpin negeri
Memimpin jangan lupakan diri
Jangan mementingkan diri sendiri
Berbagi kuasa di kelompok sendiri
17. Kalau menjadi pemimpin umat
Utamakan dahulu kepentingan rakyat
Janganlah mabuk gila ‘kan hormat
Supaya orang tidak mengumpat
18. Wahai segala Wakil Rakyat
Janji dan sumpah hendaklah ingat
Pikullah amanat ringan dan berat
Supaya tidak di sumpahi umat
19. Menjadi wakil jangan menyalah
Ingat selalu petuah amanah
Tunaikan janji tepati sumpah
Bersikan hati jagalah marwah
20. Kalau sudah mewakili orang
Jangan sekali berlaku curang
Lain di muka lain di belakang
Lambat laun terbuka tembelang
21. Mewakili umat berat bebannya
Umpat dan keji harus ditahannya
Harapan orang harus dipenuhinya
Bila menyala rusaklah nama
22. Wahai Pemimpin dan Wakil Rakyat
Elokkan perangai luruskan niat
Karena harta jangan tersesat
Karena kuasa jangan berkhianat
23. Wahai Pemimpin dan Wakil Pilihan
Kepercayaan umat jangan dipermainkan
Kepentingan pribadi jangan didahulukan
Kepentingan umat harus diutamakan
24. Wahai pemimpin dan wakil terpilih
Bertindak jangan memilih kasih
Karena harta jangan berselisih
Karena kuasa jangan menindih
25. Wahai segala Tuan dan Puan
Menjujung amanah kuatkan iman
Kepercayaan umat jangan dihampakan
Supaya sejahtera dihari kemudian
Untuk Pemberi Amanah
Bagi Pemberi dan Penerima Amanah
Untuk Penerima atau Pemegang Amanah
- In: Syair dan Pantun
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
Tunjuk Ajar Melayu - UNTUK PEMBERI AMANAH
UNTUK PEMBERI AMANAH
Tengku Nasaruddin Said Effendy atau yang lebih dikenal dengan Tenas Effendy, dilahirkan pada 9 November 1936 di Dusun Tanjung Malim, Desa Kuala Panduk, Pelalawan. Tengku Nasaruddin Said Effendy adalah nama pemberian dari ayahnya, Tengku Said Umar Muhammad. Sementara ibunya, Tengku Sarifah Azamah juga memberi Tenas dengan nama Tengku Nasrun Said Effendy.
Bagi pihak yang memberikan amanah, harus berhemat dan cermat dalam memilih kepada siapa amanah itu akan diberikannya, sesuai menurut aturan dan segala ketentuan yang berlaku, serta sesuai dengan kemampuan pihak yang enerima amanah itu. Karenanya Orangtua-tua Melayu mengingatkan : “Apabila tersalah memberikan amanah, niat tak sampai hajat pun punah, banyaklah kerja tidak menyundah, sama sekaum jadi berbantah”.
Melalui untaian ungkapan dikatakan :
1. Adat orang memberikan amanah
Tahu alur dengan patutnya
Tahu patut dengan layaknya
Tahu patut dengan tunaknya
Tahu patut dengan tokohnya
Tahu patut dengan takahnya
Tahu patut dengan sifatnya
Tahu sifat dengan niatnya
Tahu niat dengan semangatnya
2. Dalam memilih pemegang amanah
Tengok tuah dengan marwahnya
Tengok arif dengan bijaknya
Tengok cerdik dengan pandainya
Tengok taat dengan setianya
Tengok diri denga perinya
Tengok bual dengan akalnya
Tengok sikap dengan adapnya
3. Apabila hendak memberikan amanah
Pandang iman dengan amalannya
Pandang duduk dengan tegaknya
Pandang sopan dengan santunnya
Pandang budi dengan pekerti
Pandang hemat dengan cermatnya
Pandang kerja dengan kiatnya
4. Apabila memilih pemegang amanah
Cari yang cerdik penyambung lidah
Bila bercakap ianya petah
Bila berbicara tiada menyalah
Bila berhujuk tiada berbantah
Bila berunding lidah tak patah
Pantang baginya menjilat ludah
5. Cari yang berani pelapis dada
Dicabar tidak berpaling tadah
Diugut tidak berbalik langkah
Bila kelaut mau berbasah
Bila kedarat mau merapah
Bila kehilir mau bergalah
Bila kehulu mau menungkah
Bila dicabar tidak kan goyah
Bila dimusuhi pantang menyerah
6. Cari yang setia memegang sumpah
Cari yang taat menjunjung titah
Cari yang patuh melaksankn perintah
Cari yang tunak menjaga amanah
Cari yan ikhlas menerima petuah
Cari yang tekun dalam beribadah
7. Apabila amanah hendak diberikan
Pilih dahulu mana yang sepadan
Pilih yang dapat menjadi teladan
Pilih yang patut untuk dituakan
Pilih yang layak jadi kepercayaan
pilih yang dapat seiring sejalan
pilih yang sabar memikul beban
pilih yang ikhlas dalam berkorban
pilih yang arif dalam membaca zaman
pilih yang bijak merajut kelindan
8. Apabila mencari pemegang amanah
Pilih yang bercakap berlembut lidah
Pilih yang santun dalam menyanggah
Pilih yang bijak dalam berhujah
Pilih yang arif dalam berpetuah
Pilih yang cermat dalam melangkah
Pilih yang faham dalam bersiasah
9. Carilah orang yang berfaham dalam
yang tahu membaca tanda-tanda alam
yang tahan bekerja siang dan malam
yang bijak melangkah didalam kelam
bila dianiaya tidak mendendam
bila disanggah tidak menggeram
bila ditegur muka tak masam
memegang amanah semangat tak padam
10. Apabila mencari pemegang amanah
Carilah orang yang elok tingkah
Untuk kebaikan mau mengalah
Untuk kebenaran mau beralah
Apabila keliru mengaku salah
Apabila dinasehati tidak menyanggah
Apabila diingatkan tidak berkilah
Apabila dilarang tidak membantah
Apabila dipercayai tidak menyalah
11. Carilah orang yang baik budi
Bila disanjung ak lupa diri
Berbeda pendapat tidak mendengki
Berselisih fahham tidak mencaci
Bersilang jalan tidak mengeji
Carilah orang arif budiman
Elok perangai mulia kelakuan
Budinya patut jadi teladan
Hatinya ikhlas sikapnya sopan
Bila dipercaya tahu kewajiban
Bila besar tidak melendan
Bila kecil tidak menyeman
Berjalan dimuka tahu pedoman
Berjalan dibelakang seiring jalan
Arif melangkah memikul beban
Arif bertindak menghadapi cabaran
Arif menjaga batas sempadan
Arif memilih contoh teladan
Arif menepis pendapat kawan
Arif membaca gelagat lawan
Arif menyimak masa hadapan
Untuk Pemberi Amanah
Bagi Pemberi dan Penerima Amanah
Untuk Penerima atau Pemegang Amanah
- In: Papers
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
Mudahnya menjadi Tekhnisi Komputer
Mudahnya menjadi Tekhnisi Komputer
PENGANTAR
Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan., sahabat semua dan tentunya juga keluarga yang telah memberikan dukungan hingga akhirnya saya berhasil membuat sebuah panduan untuk menjadi tekhnisi komputer. Tulisan ini saya buat atas pengalaman saya selama menajadi tekhnisi komputer diKota Dumai, dan juga bantuan mbah google browsing sana sini, jadilah sebuah tutorial tekhnisi komputer untuk kita semua. semoga tutorial ini dapat berguna dan bermanfaat. Jika ada bahasa yang salah dan kurang pada tempatnya mohon diberikan saran dan kritik pada kolom komentar hingga akhirnya saya dapat memperbaiki kembali tutotial tersebut. terimakasih.
tertanda ..............Iwang Aridwan
MUDAHNYA MENJADI TEKHNISI KOMPUTER
Menagapa Mudah?
1. Tidak perlu membuat lamaran kerja
2. Tidak KKN
3. Modal kemauan dan obeng plus minus
4. Softwere Master
4. Tutorial nya mudah difahami silakan email:bundadzakiyy12@gmail.com
Mudahkan...
PENGENALAN TEKHNISI KOMPUTER
Teknisi Komputer merupakan sebuah profesi yang berkecimpung di dunia komputer khususnya dalam hal perakitan maupun troubleshooting komputer/laptop. Seorang teknisi komputer tidak harus lulusan sarjana atau diploma. Seorang siswa lulusan SMA/SMK sederajat bisa juga berprofesi menjadi teknisi komputer. Asalkan mengetahui dasar-dasar komputer dan troubleshootingnya. Dasar-dasarnya dapat diperoleh dari lembaga kursus komputer, internet, teman, guru, dll
MENGAPA MEMILIH JURUSAN
KEAHLIAN TEKHNISI KOMPUTER ?
1. MEMAHAMI PERANGKAT KOMPUTER
Tidak semua orang memahami isi komputer yang mereka pakai. Kebanyakan mereka hanya tahu mengoperasikannya saja. Tapi tidak tahu apa jenis komputer yang dia pakai, berapa kapasitasnya, apa-apa saja perangkat yang ada didalamnya. Dengan kebutaan tersebut apabila terjadi kerusakan komputer muncullah masalah yang sangat serius. Kita tidak tahu apa yang mau diganti dan apa yang mau dibeli. Jadi alangkah baiknya jika anda memahami isi dari komputer yang anda pakai, sehingga kita tidak mudah dikibuli orang lain.
2. PERBAIKI SENDIRI KOMPUTER ANDA
- Mengantar komputer ketempat servicenya tentu suatu pekerjaan yang sangat berat dan sangat menyita waktu. Pertama kita harus melepaskan semua yang perangkat dari kabel-kabel yang terpasang, kemudian membawanya juga kadang membutuhkan tenaga bantu. Berapa hari kemudian barulah komputer bisa dijemput kembali setelah diperbaiki, lalu memasangnya kembali seperti semula. Wah..sangat merepotkan sekali ya?...
- Ketika komputer kita sedang diperbaiki dan ditinggalkan ditempat service, ada keraguan dihati apakah alat kita ditukar? (walaupun sebenarnya tidak), apakah data saya aman?
- Namun ketika komputer yang anda pakai anda perbaiki sendiri, paling juga makan waktu 2 jam selesai.
" Perbaikilah Komputer anda sendiri..."
3. PELUANG KERJA DAN USAHA
- Hampir disetiap rumah ada komputer, tidak ada kantor yang tidak punya komputer..jadi ini jelas peluang kerja yang sangat bagus. Dari pada anda disibukkan membuat lamaran kerja, lebih baik anda membaca dan memahami tutorial "Mudahnya menjadi Tekhnisi Komputer.."
Ini zaman komputer, bukan zaman batu.
ASPEK UTAMA yang wajib kita perhatikan sebelum merakit PC ( personal Komputer )
• 1. Untuk tujuan apakah komputer tersebut kita rakit?
• 2. Kualitas seperti apa yang saya inginkan ?
• 3. Seberapa tebal kantong anda ?
SPECIFIKASI KOMPUTER
Sangatlah penting memahami spec computer yang akan kita beli, kalau kita tidak mengerti sama saja dengan membeli kucing dalam karung.
1. KOMPUTER OFFICE/WARNET
Spec :
Prosesor : Intel Dual Core
Memori : DDR 1 GHz
VGA dan sound card : Onboard
Harddisk : 250 GB
Monitor LCD : 18”
2. KOMPUTER DESIGN GRAFIS DAN VIDEO EDITING
Spec :
Prosesor : Intel Core 2 Duo
Memori : DDR 2 GHz
Sound Card : Onboard
VGA Card : 512 mb
Harddisk : 1 TB
Monitor LCD : 20 inch
3. KOMPUTER GAME
Spec :
Prosesor : Intel Core i5
Memori : DDR 4 GHz
Sound Card : Onboard
VGA Card : 1 GB 3D
Harddisk : 500 GB
Monitor LCD : 20 inch
Sistem Pendingin yang baik
Jadi kesimpulannya, jangan beli Komputer Game, kalau pemanfaatannya hanya untuk pekrjaan office. Belilah komputer sesuai dengan untuk apa komputer tersebut dipakai nantinya.
DEFENISI KOMPUTER
Komputer berasal dari bahasa Inggris , computer dengan kata dasar to compute yang artinya menghitung. Jadi secara harafiah computer berarti mesin hitung.Tetapi dalam perkembangan
selanjutnya, banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh mesin kecil ini dan kita dapat menyusun perintah-perintah kepada komputer atau yang kita sebut sebagai program aplikasi.
1. Perangkat Keras (Hardware)
Terdiri dari Keyboard, Monitor, Central Processor Unit (CPU), Speaker Mouse, dan Printer
2. Perangkat Lunak (Software)
Terdiri dari Windows XP/7, Ms Office, Games, dll
3. Brainware
Manusia : Pembuat dan Pemakai
SEJARAH KOMPUTER
- th 1822 : Charles Babbage
seorang ahli matematika bangsa Inggris yaitu Charles Babbage menciptakan suatu mesin hitung yang disebut difference engine. Mesin tersebut dipakai untuk menghitung tabel-tabel matematik.
- th 1833 : Charles Babbage
Charles Babbage mengembangkan lagi difference engine dengan konsep yang lebih mendalam dan umum. Mesin yang baru ini dinamakan analytical engine. Mesin ini dapat melaksanakan kalkulasi apa saja, sehingga mesin inilah yang untuk pertama kali dikenal sebagai general purpose digital komputer.
Charles Babbage dianggap sebagai bapak komputer modern
- th1937, Prof. Howard Aikem
seorang ahli matematika dari Universitas Harvard mulai merancang pembuatan sebuah komputer yang mampu melakukan operasi aritmatika dan logika secara otomatis. Komputer tersebut mulanya secara mekanik elektronik. Kemudian dengan bantuan perusahaan IBM, pada tahun 1944, komputer tersebut terselesaikan secara elektronik.
Komputer yang baru diberi nama -Harvad Mark I Automatic Controlled Calculator (ASCC). Komputer inilah yang merupakan suatu realisasi dari apa yang diimpikan oleh Charles Babbage.
- In: Papers
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
SANGAT MUDAH…! Menjadi video Editor
SANGAT MUDAH…! Menjadi video Editor
Zaman sekarang udah zaman multimedia kemana mana bawa kamera, dimanapun kitda berada selalu dihadapkan dengan video. Kita selalu butuh video baik itu sebagai dokumentasi ataupun hiburan.
Yang tidak boleh ketinggalan adalah pada saat menyelenggarakan pesta manten/ngunduh mantu. Sepertinya dokumentasi video sesuatu yang wajib ada. Ga sah pestanya kalau ga pakai shoting. O iyalah pestanya ngeluarin duit sampe 100 jt an, masa video shoting pesta ga bisa, paling juga harganya sejutaan gitulah.
Ya begitulah zaman sekarang bukan zaman batu, jadi kita setiap hari dihadapkan dengan video. Jika anda membutuhkan video yang baik serahkan saja kepada ahlinya, dijamin oke. Namun ga ada salahnya juga kalau kita sama-sama belajar mengemas video yang asyik, mana tau jadi keasyikan dari tukang batu eh pindah jadi video editor atau cameramen. Tapi hari ini banyak photographer maupun cameramen membeli mesin gerinda untuk apa ya?
Nah, persipakan diri anda menjadi Video editor yang handal, karena menjadi Video editor itu sangat mudah.
Mengapa Mudah?
1. Tidak perlu membuat lamaran kerja
2. Tidak Korupsi
3. Modal kemauan dan 1(satu) unit computer editing
4. Softwere Master
4. Tutorial nya sangat mudah didapat digoogle atau silakan email:bundadzakiyy12@gmail.com
Mudahkan...
PENGENALAN VIDEO EDITOR
Keahlian dalam hal video editing adalah sebuah profesi yang sangat menyenangkan. Sebuah pekerjaan yang sangat mengasyikkan dan mendatang income yang lumayan. Sebab kita dibutuhkan orang banyak. Banyak cameramen yang taunya shoting aja tanpa tau bagaimana mengemasnya menjadi video yang bagus untuk menjadi tontonan keluarga dirumah, sangat disayangkan. Nah menjadi tugas video editorlah mengemas hasil karya shoting kawan-kawan cameramen menjadi VCD/DVD/HD dll.
MENGAPA MEMILIH KEAHLIAN VIDEO EDITOR?
1. HOBBY
Pekerjaan dalam video editing sangat menyita waktu, 1 video wedding pengerjaannya mungkin 1 atau 2 jam bahkan lebih. 1 video klip lagu band/single pengerjaannya bisa 3 s.d 10 hari. 1 episode film pendek pengerjaannya mungkin bisa satu bulan mungkin lebih. Namun semuanya dikerjakan dalam keaadan asyik asyik aja.
2. KERJAKAN SENDIRI VIDEO ANDA
Jika anda memiliki video hasil shoting yang akan dkemas baik untuk menjadi tontonan keluarga dirumah serahkan saja kepada ahlinya. Dijamin mantap dan menarik. Tapi alangkah lebih baik lagi kalau video hasil shoting anda tersebut anda yang mengeditnya. Saya yakin hasil karya anda pasti lebih baik.
3. PELUANG KERJA
Berapa banyak Home Studio Wedding dikota anda? Katakanlah 50…berapa banyak dari Home Studio tersebut yang mengedit sendiri videonya? Paling juga 2 atau 5…
Nah inilah kesempatannya…
Berapa banyak orang yang punya kamera sendiri dirumahnya? Dimana mereka mengeditnya?
Nah inilah kesempatan lagi…
Berapa stasiun TV lokal daerah dikotamu? Yakinlah kamu bisa kerja disalah satu stasiun tv lokal daerah tersebut sebagai tenaga ahli.
Ya begitulah…kenyataannya.,..
Ttd…iwang
- In: cerpen
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA- eps 1
KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA- eps 1
Cerita Pendek Sekali : Karya Iwang
Episode 1 : Cerita Kawan Lama
Kesibukanku setiap hari adalah diMc Studio, yang mana Mc Studio adalah sebuah perusahaan kecil yang melayani video editing. Dua orang karyawan cewek semua. Pelanggan kami rata- rata adalah para home studio weding yang ada diDumai.
Pagi yang cerah masuk kantor mau mulai mengerjakan video klip lagu syair melayu dumai, tiba-tiba HP berdendang tanda masuk…tertera dilayar HP, o kawan lama nelpon.
Istirahat sejenak menyandar kemudian tangan bergerak malas mengangkat HP
Iwang : “ Assalamu ‘alaikum, halo…? Apo kabo (dalam dialog melayu…)
Kawan Lama :“Alaikum slam wang…sehat…”
Iwang : Sehat…alhamdulillah…apo cito wan..? (maksudnya kawan)
Kawan Lama : “Banyak Job…?”
Iwang : “Biasolah, kalau bisinis wedding macam nilah. Pas banyak meledak meletop, pas sepi, tak ado langsung…tapi can laen ado jugo…”
Kawan Lama : “Begini wang…aku nak mintak tolong ni boleh…?
Iwang :”Haa…apo tu…kalau dapat dibantu apo salahnyo..aku bantu, cumo kalau masalahnyo duet, ha tak ado do…”
KawanLama :”Ha..itulah masalahnyo…akun nak pinjam duet ni tak banyak do…satu jutanyo…, aku kan nak nikah ni wang…tapi orang tuonya dimedan, jadi aku nak berangkat medanlah ni…makonyo mintak bantu dengan dikau ni..tolonglah…”
Iwang :”alamak oi…dikaukan sudah nikah dah punyo anak duo pulak lagi…nak nikah berapo kali..? adoi…”
Kawan Lama :”betol tu…ni nak nikah yang keduo lah ni…duet kurang sejuta…tolonglah…”
Iwang :”Aiii…nak nikah yang keduo..pinjam duet aku…ai..tak patut..tak patut….aku tak ado duet wan…sori….”
Kawan Lama :”usahlah gitu wang…kemano nak mengadu lagi..tak mungkin aku batal wang..tolonglah aku ganti secepatnyo…”
Iwang :”ah beginilah, aku mau dengar dulu, sekarang tanggal 15 bilo dikau bisa balekkan duet aku tu…kalau satu juta bisalah, tapi ini gaji karyawan aku…,macam mano…”
Sejenak hening
Kawan Lamo :”ok lah tanggal 25 aku balekkanlah..”
Iwang :”Dikau janji ye…”
Kawan Lamo :”Janji wang..betol wang…”
Iwang :”Ha..jadi begini, tanggal 25 aku tak mau ado alasan, tanggal 25 duet aku harus balek, sebab tanggal 28 karyawan aku gajian…kalau dikau mungkir berarti dikau makan duet gaji karyawan aku…suai..? aku sumpah dikau jadi batu …”
Kawan Lamo :”Suai wang…terimokasih banyak wang….”
Itulah dialog yang terjadi diHP kami sepuluh tahun yang lalu, sampai sekarang duet tu belom balek lagi….hampir nikah yang kelima kalinya kawan lama tu..ada yang unik yang terjadi tentang kawan lama tu. Dalam masa 10 tahun ini, aku menyaksikan dia dari miskin sampai kaya raya dan kembali miskin lagi utang yang satu juta rupiah dia tak mampu bayar.
Hanya mengenang kisah dulu..semoga kita ketika kita sedang punya uang bayarlah hutang hutang yang ada, karena disaat kamu jatuh miskin lagi, kamu mau bayar hutang pakai apa…
Salam….
Episode 1 : Cerita Kawan Lama
Episode 2 : KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA
Episode 3 : Tertipu Lagi
Episode 4 : Penyakit Dusta Kambuh lagi
Cerita Pendek Sekali : Karya Iwang
Episode 1 : Cerita Kawan Lama
Kesibukanku setiap hari adalah diMc Studio, yang mana Mc Studio adalah sebuah perusahaan kecil yang melayani video editing. Dua orang karyawan cewek semua. Pelanggan kami rata- rata adalah para home studio weding yang ada diDumai.
Pagi yang cerah masuk kantor mau mulai mengerjakan video klip lagu syair melayu dumai, tiba-tiba HP berdendang tanda masuk…tertera dilayar HP, o kawan lama nelpon.
Istirahat sejenak menyandar kemudian tangan bergerak malas mengangkat HP
Iwang : “ Assalamu ‘alaikum, halo…? Apo kabo (dalam dialog melayu…)
Kawan Lama :“Alaikum slam wang…sehat…”
Iwang : Sehat…alhamdulillah…apo cito wan..? (maksudnya kawan)
Kawan Lama : “Banyak Job…?”
Iwang : “Biasolah, kalau bisinis wedding macam nilah. Pas banyak meledak meletop, pas sepi, tak ado langsung…tapi can laen ado jugo…”
Kawan Lama : “Begini wang…aku nak mintak tolong ni boleh…?
Iwang :”Haa…apo tu…kalau dapat dibantu apo salahnyo..aku bantu, cumo kalau masalahnyo duet, ha tak ado do…”
KawanLama :”Ha..itulah masalahnyo…akun nak pinjam duet ni tak banyak do…satu jutanyo…, aku kan nak nikah ni wang…tapi orang tuonya dimedan, jadi aku nak berangkat medanlah ni…makonyo mintak bantu dengan dikau ni..tolonglah…”
Iwang :”alamak oi…dikaukan sudah nikah dah punyo anak duo pulak lagi…nak nikah berapo kali..? adoi…”
Kawan Lama :”betol tu…ni nak nikah yang keduo lah ni…duet kurang sejuta…tolonglah…”
Iwang :”Aiii…nak nikah yang keduo..pinjam duet aku…ai..tak patut..tak patut….aku tak ado duet wan…sori….”
Kawan Lama :”usahlah gitu wang…kemano nak mengadu lagi..tak mungkin aku batal wang..tolonglah aku ganti secepatnyo…”
Iwang :”ah beginilah, aku mau dengar dulu, sekarang tanggal 15 bilo dikau bisa balekkan duet aku tu…kalau satu juta bisalah, tapi ini gaji karyawan aku…,macam mano…”
Sejenak hening
Kawan Lamo :”ok lah tanggal 25 aku balekkanlah..”
Iwang :”Dikau janji ye…”
Kawan Lamo :”Janji wang..betol wang…”
Iwang :”Ha..jadi begini, tanggal 25 aku tak mau ado alasan, tanggal 25 duet aku harus balek, sebab tanggal 28 karyawan aku gajian…kalau dikau mungkir berarti dikau makan duet gaji karyawan aku…suai..? aku sumpah dikau jadi batu …”
Kawan Lamo :”Suai wang…terimokasih banyak wang….”
Itulah dialog yang terjadi diHP kami sepuluh tahun yang lalu, sampai sekarang duet tu belom balek lagi….hampir nikah yang kelima kalinya kawan lama tu..ada yang unik yang terjadi tentang kawan lama tu. Dalam masa 10 tahun ini, aku menyaksikan dia dari miskin sampai kaya raya dan kembali miskin lagi utang yang satu juta rupiah dia tak mampu bayar.
Hanya mengenang kisah dulu..semoga kita ketika kita sedang punya uang bayarlah hutang hutang yang ada, karena disaat kamu jatuh miskin lagi, kamu mau bayar hutang pakai apa…
Salam….
Episode 1 : Cerita Kawan Lama
Episode 2 : KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA
Episode 3 : Tertipu Lagi
Episode 4 : Penyakit Dusta Kambuh lagi
- In: cerpen
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA - eps 2
KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA - eps 2
Cerita Pendek Sekali : Karya Iwang
Episode 2 : Dusta Jangan dijadikan hobi
Ini cerita ketika masih bekerja diDKDTV, sekitar 4 tahun yang lalu. DKDTV adalah sebuah mini stasiun tv lokal diKota Dumai, yang penyiarannya disalurkan melalui TV Kabel. DKDTV merupakan anak dari DEWAN KESENIAN DUMAI. Nah ceritanya saya adalah salah seorang pengelola tv tersebut dengan jabatan Manager Produksi. Setiap hari berkutat seputar video-video event seremonial. Saat itu masyarakat dumai, lagi hangat-hangatnya masuk tv, DKDTV.
Pada suatu hari datanglah dua orang pembalab (Pemuda Berbadan gelap) keDKDTV ingin bersembang (bincang-bincang) dengan iwang. “ow…silahkan naik kelantai dua..tunggu ya diatas ada kursi duduk aja..” begitu ramahnya saya menyapa mereka. Merakapun naik keatas.
15 menit kemudian saya pun naik keatas menyambangi tamu yang sudah lama juga menunggu. Saya salami mereka satu persatu :” hmm …siapa ni…(sambil memandangi pemuda yang paling gelap)
Pemuda Paling Gelap : ” saya …adul pak…”
Iwang : “adul???...adulkan Jakarta…? Bilo sampai….(tertawa)”
Pemuda Paling Gelap : ” bukan pak..ini adul dari pulau mampu…pak..(cengingisan)”
Iwang : “oww..dekat sungai Sembilan tu y…ok lah…ha..kawan ni yang satu siapa? (sambil memandang ramah kepada yang satunya)”
Pemuda Agak Gelap : “…Dula..pak…”
Iwang : “ha…jadi apo hajat ni..?, ….hmm tunggu kejap ye…Mutiaaa…mutya….(memanggil keruang sebelah)….
Seorang gadis berkulit putih bersih menghampiri.
Mutya : “Ya pak…
Iwang : “Tolong buat minum abang-abang ganteng dua orang ni…ha..apo minum…(sambil mengernyit kepada tamunya)
Adul : “terserahlah pak…”
Iwang : “disini yang ada teh botol, kopi, dan air putih…mau yang mana…? Teh botol ajalah y tak…? Ha..teh botol aja mutya…empat ya…?...
Mutya : kok empat pak..?
Iwang : “mana tau kurang nanti..beli ajalah…’
Mutya bergerak menginggalkan ruangan.
Iwang : “Oke …silahkan adul apa ceritanya kalian kemari…?”
Adul : “Begini pak kami orangnya hobi berkesenian, paling hobi pak…”
Iwang : “Jadi, apa saja kegiatan kesenian kalian,,,?”
Adul : “Kompang, Drama, Puisi..dan banyak lagi pak…”
Iwang : “ini ..kawan ni apa saja keahlian seninya..?(memandang Dula)
Dula : “Saya Cuma ikut-ikut saja pak..saya masih kuliah pak…”
Iwang : “Kuliah mana..?”
Dula : “STT..pak….”
Iwang : “ oww STT…tempat kuliah artis tu ya…?
Dula : “Kok bisa pak..? rasanya ga ada artis kuliah disitu?”
Iwang : “ada..tu …ST12..ha..ha..(semua tertawa)
Iwang : “oke—oke—kembali kelaptop..lanjut cerita kita tadi…”
Mutya datang dan mempersilahkan mereka untuk minum the botol.
Iwang : “ha..mimun..minumlah…”
Adul dan Dula bereaksi minum teh botol yang disediakan.
Adul : “Pak..kalau boleh Tanya pak…berapa orang karyawan diDKDTV ni pak…?”
Iwang : “ow…sambil menghitung pakai jari…kalau tak salah kami enam semua disini…shinta, hani, mutya, edol, jali dan iwang…enam oranglah…”
Adul : “ Sedikit sekali karyawannya pak…boleh kami melamar kerja disini pak…?
Iwang : “ Banyak cito miko ni…cakap dari tadikan senang…besok buat lamaran…diterima atau tidak…nanti kami rapatkan ya…tapi seandainya kalian kerja disini satu pesan saya yang paling penting jadilah orang yang jujur, jangan suka berbohong…dusta jangan dijadikan hobi ya…itu pesan aku yang paling penting..ngerti…?”
Adul dan Dula : “ngerti pak…terima kasih pak…”
Itulah ceritanya 4 tahun silam mereka melamar diDKDTV, dari dua orang Pemuda berbadan gelap dan lusuh, yang kemudian bekerja diDKDTV mengenal dunia entertaint. Satu tahun setelahnya Dua pemuda gelap tersebut berubah menjadi pria tampan yang kelimis dan gagah dan perlente,,, ya memang harus begitu bergelut dibidang entertaint.
Namun disayangkan salah seorang diantara mereka lupa akan pesanku, dusta dia jadikan hobi, hal-hal kecil dan tak penting pun dijadikan dusta. Selalu aku renungkan mengapa ada manusia seperti ini. Jadi ingat ceramah ustadz dirodja tv kemaren ”kebohongan pertama, akan melahirkan kebohongan kedua, ketiga, keempat dan seterusnyaa…maka kejujuranlah yang akan menyelamatkanmu..”
Itu cerita dulu, walau saat ini sudah tidak satu kantor lagi, sampai saat ini aku masih mendengar kebohongannya-kebohongannya…mengapa?.. berubahlah…
Salam.
Episode 1 : Cerita Kawan Lama
Episode 2 : KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA
Episode 3 : Tertipu Lagi
Episode 4 : Penyakit Dusta Kambuh lagi
- In: cerpen
- Posted By: Iwang
- Comments: No comments
KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA - eps 3
KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA
Cerita Pendek Sekali : Karya Iwang
Episode 3 : Tertipu Lagi
Bermula disuatu perusahaan yang bernama SSK yang mana saya disini sebagai Direkturnya. SSK adalah tempat berbagai kegiatan kreatif yang berhubungan dengan multimedia dan juga kebetulan basic saya juga seorang tekhnisi komputer, jadi juga mendidik adik-adik jadi mandiri dalam bidang tekhnisi komputer.
Hari ini pagi jum’at, 02 januari 2015, saya lagi asyik membuat tulisan diblog, maklum dapat mainan baru diinternet yaitu ngeblog dibloger.com. saat itu lagi nulis artikel yang judulnya ”Mudahnya menjadi tekhnisi komputer”. Nah itulah tulisan yang sedang kugarap pada pagi jum’at ini. 15 Menit didepan komputer, tulisan hampir selesai…HP mito ku bergetar ga sabaran..tertera nama seseorang disitu…yach teman lama lah..ga usah disebutkan namanya ga enak…ama pembaca.
Iwang : “Assalamu ‘alaikum…halo…”
Teman Lama :” Ha..alaikumsalam wang…”
Iwang :”Apo cito man…?( cito (bhs melayu) = cerita, man maksudnya teman )
Teman Lama :”Ini wang aaa…ado yang mau beli harddisk laptop tak…sizenyo 320 Gb..mau dijual 250 ribu…harddisk bekas”
Iwang : (dalam hati: wah murah…susah lagi nyarinya…yang baru aja mau 600 ribuan…) 200 ribu lah.....kebetulan aku butuh man , laptop aku ada yang jebol harddisknya…
Teman Lama : “aaa….biar aku Tanya kawan aku dulu ye..sebab aku nolong kawan tu ajo..bukan punyo aku…”
Iwang : Okelah…(diujung sana menutup telponnya)
Kemudian saya meletakkan HP dan berpikir sejenak, yang aku tau Teman Lama ni pemakai narkoba kelas gawat, itu dulu..sekarang ya ga tau…. Mulai rasa was-was muncul jangan-jangan… Aduh ga maulah beli barang yang ga jelas asal usulnya. Gimana ya…was-was…
Sejenak kemudian HP bergetar memaksa diangkat lagi…ternyata teman lama tadi yang menelpon.
Iwang : “ Halo…”
Teman Lama : “ Wang …diantar kemana wang…”
Iwang : “SSK man, jalan tenaga man, taukan?”
Teman Lama : “O situ aku datang ye…?’
Iwang : “Oke…”
Lalu saya melanjutkan tulisan yang hampir siap tadi. Tanggung jadi kuselesaikan saja tulisan tentang “mudahnya menjadi tekhnisi komputer”. Tulisanpun siap dan sudah dipublikasikan diberbagai media sosial. Kemudian datanglah dua orang yang satu teman lama dan yang satunya mungkin kawannya yang punya harddisk.
Iwang : “duduklah..(sambil menyalami tamu)…mana harddisknya…?”
Kawannya : “ini bang…?(sambil menyerahkan harddisk)….”
Iwang : “Det..dedet(memanggil seseorang yang dibelakang)
Lalu muncullah pria berbadan gelap dan besar berperawakan seperti bodyguard. Sedikit terkejut juga Teman Lama dan Kawannya melihat Dedet yang datang.
Iwang : “ini harddisk..coba install dilaptop ku yang rusak harddisknya tu ya…”
Dedet : “yang ijau tu kan pak..?”
Iwang : “Iya…”
Dedet menuju kebelakang mulai menginstall harddisk tersebut dikomputer laptopku.
Iwang : “hmmm…jadi man ..nunggulah ya..biar aku tes dulu harddisknya, takutnya harddisknya rusak…susah pulak urusannya nanti..”
Teman Lama : “Tak usah ragu…bagus tu…..”
Iwang : “iyo…biarlah aku tes kejab…(cakap melayu)…”
Teman lama dan kawannya hanya diam.
Iwang : “maaf ye…mintak ma’aaf betol..miko jangan tesinggong ye..aku nak tanyo jangan marah ye…harddisk ni ngapo dijual…?”
Teman Lama : “aku cuma bantu kawan ni..perlu duit betol kawan ni…”
Karena masih ragu juga akhirnya saya nanya lagi…”Ma’af ye…sekali lagi ma’af harddisk ni bukan barang panaskan?”
Teman Lama : (buru-buru menjawab) ah tidaklah…ini dijual karena perlu duit betol…
Iwang : “Syukurlah kalau begitu..”
Akhirnya 20 menit kemudian saya bertanya kepada dedet tadi : “Udah det..gimana hasilnya..?”
Dedet : “Ini pak..lagi install win 7 hampir siap…”
Iwang : ( dalam hati : Kayaknya bagus ni harddisknya)…man…aku ambek duet dulu keATM ye…(maklum sambil ngulur waktu dedet sampai selesai memastikan kondisi harddisknya)
SEPULANG DARI ATM
Iwang :” Gimana Det..Bagus?”
Dedet :” Tak ada masalah pak…”
Iwang :”Oke man…nih uangnya 200 ribu ya…(sambil menyerahkan uang)
Mereka berdua pun berlalu pergi. Saya pun duduk lagi depan komputer, maklum lagi keasyikan ngeblok, ternyata enak juga nulis tentang apa saja karena banyak yang baca.
Waktupun berlalu. AdZan jum’at berkumandang, sebagai muslim yang baik sholat janganlah ditinggalkan. Kebetulan masjid sangat dekat dengan kantor hanya berjalan kaki saja sampailah diMasjid.
Sepulang dari Sholat Jum’at.Pulang Kerumah, istirahat makan siang bercanda dengan anak isteri, maklum keluarga bahagia. Kemudian jam 3 masuk kerja lagi.
SUASANA KANTOR
Dedet : “Pak..harddiknya rusak…pak..”
Iwang : “Kok bisa…?tadikan bagus…”
Dedet : “harddisknya kalau dah panas matipak..komputernya restar, kemudian harddisknya ga kedetect pak…”
Iwang : “gitu ya…coba pasang kelaptop yang laen..ya..”
Dedet : “udah pak…hasilnya sama pak…kalau bapak mau liat silahkan pak…”
Iwang : “Oke..”
Beranjak kearah laptop dan berkutat lebih kuang 20 menit didepan laptop akhirnya kesimpulannya harddisk ini kalau panas berhenti bekerja, komputer langsung restar, harddisknya ga kedetck. Matikan komputernya, trus idupkan lagi baru deteck lagi begitu seterusnya. Jadi kesimpulannya harddisk ini rusak. Akhirnya kutelpon lagi teman lama dengan berbagai alasan dia akan kembalikan uangku.
Itu cerita beberapa hari yang lalu, sampai hari ini uangku belum kembali lagi. Ada juga hikmahnya dibalik semua ini : ‘ Seorang tekhnisi komputer ternyata bisa juga dikibulin oleh orang yang bukan ahli dalam bidang komputer…dan yang paling penting jauhkan keluarga anda dari NARKOBA’.
Salam.
Episode 1 : Cerita Kawan Lama
Episode 2 : KAU BILANG AKU LAKI-LAKI PENDUSTA
Episode 3 : Tertipu Lagi
Episode 4 : Penyakit Dusta Kambuh lagi





